Sabtu, 18/09/2021 15:41 WIB WIB

PENDIDIKAN IDEOLOGI

PENDIDIKAN IDEOLOGI Freddy Ndolu


Freddy Ndolu- Dewas RRI

LIDER.ID-Bangsa ini pernah mengalami de-ideologisasi dan bangsa ini pernah menikmati keharmonisan toleransi antar umat beragama di era orde baru- era yg disebut era otoriter. Tapi mengapa di era kebebasan hari ini malah yang ada disharmonisasi dan radikalisasi ideolog. Bahkan sebagian anak bangsa ini terkesan pesimis terhadap kebebasan dan ideologi bangsanya. Seorang diplomat Jerman mengajak kita kembali optimis seperti dulu tanpa harus kembali ke alam otoritarian. Ada satu pelajaran yang perlu didiskusikan oleh kita yaitu masalah ideologi di alam demokrasi di negeri ini. Ada sebuah kajian bagaimana agar kita bisa kembali optimis dengan ideologi yang kita yakini yaitu Pancasila: 

Dunia Pendidikan Nasional perlu menemukan suatu konsep sistem pendidikan tentang ideologi. "Ideologi ada seperangkat nilai yg diyakini bersama oleh suatu bangsa membawa kesejahteraan dan keadilan". Semua ideologi yg ada di muka bumi  pasti bertujuan yang sama yakni menjanjikan kesejahteran dan keadilan bagi semua. Dari perspektif pendidikan nasional, saat ini diperlukan sebuah pendekatan yang komprehensif, integratif dan wholistik. Mungkin lembaga seperti RRI/TVRI, Lemhannas RI dan Diknas RI,  bisa mengambil peran mengkaji sistem pendidikan berbasis ideologi.

Setiap bangsa atau negara di dunia hingga organisasi terkecil pasti memiki ideologi. Mungkin perlu ada terobosan pendidikan ideologi di sekolah sekolah dari tingkat Paud - hingga Universitas. Di dalam pendidikan ideologi ada di dalamnya juga mata pelajaran nilai-nilai agama (bedakan pendidikan nilai agama dan agama itu sendiri). Karena pendidikan agama anak didik sudah mendapatkan di rumah, di masjid, gereja, pura dll. Kecuali nilai nilai agama dimasukkan dalam kurikulum pendidikan sekolah umum.

Pendidikan ideologi dapat diterapkan di semua sekolah negeri, swasta maupun madrasah dll, penerapannya secara proporsional seperti TK dalam bentuk gambar, SD, SMP, SMA dan Universitas disesuaikan. Yg pasti Pendidikan ideologi itu pendidikan politik negara tapi di dalamnya terdapat pendidikan nilai-nilai agama (bukan pendidikan agama).

Diperlukan model pendidikan nilai-nilai agama yg berlaku untuk semua siswa tanpa kecuali. Sebagai contoh mata pelajaran nilai-nilai Islam perlu di ikuti siswa yang beragama lain seperti Kristen, Hindu, Buddha dll, begitu juga sebaliknya (selama ini siswa yang beragama beda tidak mengikuti pelajaran agama yang beda).

Mata pelajaran atau kuliah ini cukup sensitif sehingga di perlukan pra-syarat juga : misalnya pendidikan mata pelajaran nilai nilai agama prasyaratnya guru harus memiliki kualifikasi pedidikan sesuai bidangnya. Mata pelajaran tersebut harus dikelola oleh satu team teaching dari berbagai latar belakang guru agama.

Mereka merumuskan dan memutuskan sebuah metode kurikulum yang tepat sesuai jenjang pendidikan. Konsep ini diharapkan memberikan solusi yang dikemudian hari kelak dewasa, mereka dapat memahami dirinya secara total mampu memposisikan agama dan nilai nilai agama dan ideologi politik mereka. Ini akan juga membantu mereka berkomunikasi dengan dirinya, lingkungannya dan dunia global. Ada seorang wanita muda cantik di Inggris, ia begitu ramah dalam bertutur dan membuat banyak orang terkesima terhadapnya.

Ada seorang wartawan yang eager mendekatinya dan bertanya padanya, " what make you behave like that ?" : wanita itu menjawab :" i learn this when i was in kindergarden". Thank you. Semoga bermanfaat. 

Topik : Pendidikan , Ideologi , Freddy Ndolu , Dewas , RRI

Artikel Terkait
Terpopuler