Sabtu, 18/09/2021 13:54 WIB WIB

Berkuasanya Taliban dan Ancaman Gizi Buruk Anak-anak di Afghanistan

Berkuasanya Taliban dan Ancaman Gizi Buruk Anak-anak di Afghanistan Foto : AP


Lembaga bantuan anak-anak dunia, Unicef mengungkapkan ancaman mengerikan yang mengintai nasib anak-anak di Afghanistan. Direktur Eksekutif Unicef Henrietta Fore mengatakan jutaan anak di Afghanistan terancam bisa menderita kekurangan gizi akut.

Fore menjelaskan ada setidaknya satu juta anak di Afghanistan yang akan menderita kekurangan gizi dan bisa meninggal tanpa perawatan yang tepat. Dia mengatakan kira-kira 10 juta anak-anak Afghanistan butuh bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.

"Hampir 10 juta anak perempuan dan laki-laki bergantung pada bantuan kemanusiaan hanya untuk bertahan hidup," kata Fore dalam pertemuan tingkat menteri di PBB, dilansir dari CNBC, Selasa (14/9/2021).

Fore memohon kepada masyarakat internasional dan negara-negara kaya untuk membantu mencegah penderitaan lebih lanjut kepada anak-anak di Afghanistan.

 
 

"Hampir 600.000 orang, lebih dari setengahnya adalah anak-anak, telah mengungsi akibat konflik tahun ini. UNICEF telah berada di Afghanistan selama lebih dari 70 tahun. Kami tahu apa yang perlu dilakukan untuk anak-anak. Dan kita bisa menyelesaikannya," kata Fore.

Sejauh ini Fore mengatakan sudah ada 4 ribu anak balita dengan gizi buruk yang ditangani Unicef. Dia pun saat ini sedang waswas apakah pemerintah Taliban yang baru dibentuk akan mengizinkan kelompok bantuan internasional seperti UNICEF untuk beroperasi dengan aman di negara itu.

Sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada 15 Agustus lalu, sebagian besar negara maju di Barat telah membekukan bantuan langsung mereka ke Afghanistan. Semua pihak berhati-hati dalam mengirimkan uang kepada Taliban yang kini berkuasa di negara tersebut.

Negara-negara Barat meyakini langkah menahan uang bantuan ke Afghanistan adalah cara untuk menekan Taliban agar bisa membentuk pemerintahan yang menghormati hak-hak individu. Tak terkecuali hak bagi perempuan.

Pada hari Senin, Amerika Serikat sendiri mengumumkan bantuan kemanusiaan tambahan sebesar US$ 64 juta ke Afghanistan. Bantuan akan dikirimkan melalui beragam organisasi kemanusiaan, salah satunya Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO.

Topik :

Artikel Terkait
Terpopuler