Selasa, 06/12/2022 11:40 WIB WIB

Krisis Ekonomi Memburuk, Rumah PM Srilanka Dikepung Mahasiswa

Krisis Ekonomi Memburuk, Rumah PM Srilanka Dikepung Mahasiswa Foto : reuters


Ribuan mahasiswa Sri Lanka mendatangi dan mengepung kediaman Perdana Menteri (PM) Mahinda Rajapaksa di ibu kota Kolombo. Para mahasiswa itu menuntut PM Rajapaksa untuk mengundurkan diri di tengah krisis ekonomi yang makin memburuk di negara tersebut.


Seperti dilansir AFP, Senin (25/4/2022), pemadaman listrik selama berbulan-bulan, inflasi yang mencetak rekor serta krisis pangan dan bahan bakar telah meningkatkan ketidakpuasan publik di Sri Lanka, yang tengah menghadapi kemerosotan ekonomi terburuk sejak kemerdekaan negara itu tahun 1948.

Dalam unjuk rasa yang digelar Minggu (24/4) waktu setempat, para mahasiswa tidak hanya mendatangi tapi juga memanjat pagar kompleks kediaman PM Rajapaksa di Kolombo, setelah polisi memasang barikade di berbagai ruas jalanan setempat.

"Anda bisa memblokir jalanan, tapi tidak bisa menghentikan perjuangan kami hingga seluruh pemerintahan pulang," ucap salah satu pemimpin mahasiswa sembari berdiri di atas dinding kompleks kediaman Rajapaksa.

Menghadapi barisan polisi yang dilengkapi tameng antihuru-hara, para demonstran berusaha merobohkan barikade yang mencegah mereka memasuki kediaman Rajapaksa.

Dalam aksinya, para demonstran membawa sejumlah poster bertuliskan `Pulanglah Gota` yang merujuk pada Presiden Gotabaya Rajapaksa, adik dari PM Mahinda Rajapaksa. Sejumlah demonstran lainnya memakai topeng Guy Fawkes yang menjadi simbol gerakan antikemapanan.


Topik :

Artikel Terkait
Terpopuler