Kamis, 06/10/2022 08:57 WIB WIB

Menaikkan Harga BBM Tanpa Gejolak Ala Jokowi

Menaikkan Harga BBM Tanpa Gejolak Ala Jokowi Depot BBM


Lider.id:Jakarta - Bantuan sosial tersebut diberikan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga termasuk kenaikan harga BBM. Pemberian bansos tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang direncanakan akan disalurkan  melalui mekanisme tiga jenis dalam rangka pengalihan subsidi BBM. Menurut Sri Muyani pemerintah akan memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM sebesar Rp 24,17 triliun.

"Saya mengumumkan hari ini untuk penambahan bansos dulu. Itu saja yang diinstruksikan Bapak Presiden hari ini. Jadi nanti masyarakat akan mulai mendapatkan bantuan sosial," kata Sri Mulyani kepada wartawan 30/8/2022.

Pemerintah memang berkali-kali mengeluhkan beratnya beban subsidi yang mencapai Rp 502 triliun. Adapun, BBM yang mendapat subsidi adalah Pertalite dan solar. Hingga saat ini, Pertalite masih dibandrol Rp 7.650 per liter. Kemudian, solar harganya sebesar Rp 5.150 per liter.

Setidaknya ada 3 jenis bansos tambahan yang disiapkan dengan nilai sebesar Rp 24 triliun tadi yakni  Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sebesar Rp 12,4 T; Bansos yang pertama akan diberikan adalah BLT yang diberikan kepada 20,65 juta kelompok keluarga penerima manfaat, anggarannya sebesar Rp 12,4 triliun.

Bantuan ini akan disalurkan sebesar Rp 150 ribu selama 4 kali. Diberikan dalam dua tahap, setiap tahap BLT itu akan diberikan sebesar Rp 300 ribu. Menteri Sosial Tri Rismaharini sedang mempersiapkan skema pencairannya.

"Ini akan dibayarkan oleh Bu Mensos Rp 150 ribu selama 4 kali. Jadi dalam hal ini, Bu Mensos akan bayarkannya dua kali, yaitu Rp 300 ribu pertama dan Rp 300 ribu kedua. Nanti Bu Mensos akan jelaskan lebih detail," ungkap Sri Mulyani. Bantuan akan disalurkan melalui melalui saluran kantor pos di seluruh Indonesia," lanjutnya.


Topik : BLT

Artikel Terkait
Terpopuler